Timorpedia.com- Pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya diukur dari ketepatan diagnosis dan tindakan medis. Keramahan petugas, kecepatan pelayanan, komunikasi yang jelas, serta kepedulian terhadap kondisi pasien dan keluarga menjadi bagian penting dalam menciptakan pengalaman pelayanan yang baik.
Prinsip tersebut kini terus diperkuat di Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, melalui penerapan Service Excellent atau pelayanan prima.
Senyum dan sapaan petugas kepada pasien, respons perawat terhadap kebutuhan pasien, hingga kesediaan memberikan penjelasan secara sabar menjadi bagian dari budaya pelayanan yang sedang dibangun di rumah sakit penyangga kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste itu.
Transformasi pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen manajemen RSUPP Betun di bawah kepemimpinan Direktur, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FISQua, untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional sekaligus humanis.
Bagi dr. Oktelin, rumah sakit tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat untuk mendapatkan tindakan medis. Rumah sakit juga harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada pasien maupun keluarganya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














