“Selain itu, tenaga kesehatan juga kini dapat menjalankan tugas dengan lebih efisien tanpa hambatan berarti. Aktivitas distribusi obat, alat medis, hingga pemindahan pasien pun kembali berjalan optimal, ” ucap Kun sembari menambahkan sebelumnya tenaga medis harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk memindahkan pasien dari lantai 1 ke lantai 3 dengan menggunakan tanggal manual tapi sekarang mereka sudah bisa gunakan lift.
Kun menuturkan, salah satu penyebab utama lift tidak berjalan normal karena tegangan arus listrik dari PLN tidak stabil atau spaning.
“Tapi semuanya sudah kita atasi dengan baik sehingga mobiltas pasien dan tenaga medis saat ini sudah berjalan optimal, ” tuturnya.
Kendati lift sudah berjalan normal namun pihaknya tetap memperhatikan arus listrik dari PLN yang kadang fluktuasi atau spaning sehingga untuk pemakaian lift ditentukan berdasarkan jadwal.
“Kenapa?karena takutnya ketika para tenaga kesehatan dan pasien sedang menggunakan lift tiba-tiba listrik padam atau terjadi spaning maka orang bisa terkunci didalam ruangan lift sehingga kita membagi waktu pengoperasian.Jadi untuk pagi mulai dari jam 09 sampai jam 11, siang, mulai dari jam 3 sampai jam 5 sore dan malam mulai dari jam 9 dan proses penggunaannya sesuai dengan rotasi waktu yang sudah diatur, “ujarnya.
