Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, drg.Paskalia Frida Fahik membawakan materi mengenai sistem pelayanan rujukan kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan lanjutan.
Selain para pejabat daerah, symposium dan workshop tersebut juga menghadirkan dokter-dokter spesialis dari RSUPP Betun sebagai pemateri utama dalam sesi ilmiah dan praktik medis.
“Masing-masing bidang membawakan materi yang dianggap up-to-date dan sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan saat ini,” tambahnya.
Terkait dengan permintan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran agar kegiatan symposium dan workshop tenaga kesehatan dapat diselenggarakan secara rutin sebanyak dua kali dalam setahun sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah perbatasan
“Kata dokter Oktelin, kalau kami di rumah sakit sebenarnya sudah biasa melakukan kegiatan seperti ini karena setiap minggu kami melaksanakan internal house training untuk tenaga kesehatan,” ungkapnya.
Menurutnya, ketika kegiatan dilaksanakan secara terbuka dan melibatkan peserta dari luar rumah sakit, kata dokter Oktelin diperlukan persiapan yang lebih matang agar kegiatan berjalan maksimal dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














