RSUPP Betun Gelar Symposium dan Workshop, Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Nakes di Wilayah Perbatasan RI-RDTL

Reporter : Wilfridus Wedi Editor: Ewilson
Screenshot_20260510_101604 (2)
Foto: Direktris RSUPP Betun, dokter Oktelin Kurniawati Kaswadie, FisQua memberikan keterangan pers kepada Wartawan disela-sela kegiatan Symposium dan Workshop untuk tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Malaka, Sabtu (9/5/2026)berlangsung di Hall Garuda, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka- NTT

“Kami tentu membutuhkan persiapan yang matang, mulai dari kesiapan narasumber, dokter-dokter yang membawakan materi, hingga materi yang disampaikan juga harus benar-benar up to date,” jelasnya.

Dokter Oktelin mengatakan, salah satu manfaat (benefit)utama dari kegiatan symposium dan workshop tersebut adalah para tenaga kesehatan memperoleh Satuan Kredit Profesi (SKP) yang dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan administrasi profesi masing-masing.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

“Benefit dari kegiatan symposium ini, para tenaga kesehatan akan mendapatkan SKP. Masing-masing bidan mendapatkan SKP, perawat juga mendapatkan SKP, termasuk dokter yang ikut dalam kegiatan ini,”tuturnya.

Ia menjelaskan, SKP tersebut sangat penting bagi tenaga kesehatan karena menjadi salah satu syarat dalam proses perpanjangan Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai legalitas untuk menjalankan profesi di bidang kesehatan.

“SKP ini digunakan untuk perpanjangan Surat Tanda Registrasi atau STR sehingga kegiatan ini sangat membantu teman-teman tenaga kesehatan dalam memenuhi syarat administrasi profesi mereka,” jelasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version