Tidak hanya fokus pada kandungan pihaknya juga memperhatikan variasi menu harian agar pasien tetap memiliki selera makan.
“Jadi pergantian menu dilakukan secara berkala dengan kombinasi bahan pangan lokal yang segar dan bergizi, “terangnya.
Dalam skema tersebut, pihaknya membagi jenis menu ke dalam beberapa kategori, di antaranya makanan biasa, makanan lunak, makanan saring, serta diet khusus seperti rendah garam, rendah gula, dan tinggi protein. Menu juga disusun secara variatif agar pasien tidak merasa bosan selama menjalani perawatan.
“Selain memperhatikan nilai gizi, kami juga menjaga kebersihan dan keamanan makanan. Proses pengolahan dilakukan sesuai standar higienitas, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan di dapur, hingga distribusi ke ruang perawatan pasien, “tuturnya.
Lanjutnya,dari sisi pengolahan pihaknya menerapkan standar kebersihan yang ketat.
“Seluruh proses, mulai dari pemilihan bahan hingga penyajian, diawasi untuk memastikan makanan aman dikonsumsi dan bebas dari kontaminasi, ” tuturnya.
