“Kita sudah wasting time tiga sampai empat bulan untuk proses pemilihan ketua. Karena itu konsolidasi atlet dan pelatih harus segera dilakukan,” katanya.
Musprov TI NTT dihadiri Ketua Bidang Organisasi PB TI Andi Astribhaskoro Emir, Pengurus PB TI Hendri Juanda, Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI NTT Yos Meba, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga NTT, serta pengurus taekwondo kabupaten/kota se-NTT.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang Organisasi KONI NTT Yos Meba mengatakan penunjukan NTT sebagai tuan rumah PON 2028 merupakan kepercayaan besar yang harus dijawab dengan penyelenggaraan yang sukses sekaligus peningkatan prestasi atlet.
“Ini pertama kalinya NTT menjadi tuan rumah PON. Tentunya menjadi kebanggaan pemerintah provinsi, KONI NTT, dan masyarakat NTT,” kata Yos.
Menurut dia, seluruh cabang olahraga harus mulai mempersiapkan atlet secara maksimal agar mampu bersaing di hadapan publik sendiri.
“Target kita penyelenggaraan sukses dan prestasi sukses. Untuk taekwondo, medali emas di PON 2028 menjadi target kita,” ujarnya.














