Memasuki babak kedua, Rinhat mencoba mengubah pendekatan permainan. Mereka tampil lebih terbuka dan mulai berani keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan.
Sejumlah peluang berhasil diciptakan Rinhat melalui tembakan ke arah gawang Weliman. Namun, penyelesaian akhir belum cukup efektif untuk mengubah kedudukan.
Peluang terbaik Weliman justru datang pada menit ke-45 setelah wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran kiper Rinhat di dalam kotak penalti.
Namun, kesempatan tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 tetap bertahan. Weliman pun berhak membawa pulang gelar juara, sedangkan Rinhat harus puas sebagai runner-up.
Bupati: Fondasi Sepak Bola Dimulai dari Usia Dini
Bupati Malaka Stefanus Bria Seran mengapresiasi penampilan kedua tim pada partai final. Menurut dia, pertandingan tersebut memperlihatkan semangat dan potensi pemain muda Malaka.
“Pertandingan ini sangat luar biasa. Kedua tim berusaha mempertontonkan permainan terbaiknya. SSB Rinhat sudah berjuang maksimal dan ini hal positif bagi pengembangan sepak bola usia dini di Kecamatan Rinhat. Proficiat untuk SSB Weliman yang keluar sebagai juara. Ini menjadi modal penting untuk terus berlatih dan berkembang,” ujar SBS
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














