Di hadapan civitas akademik,SBS mengajak semua pihak untuk meninggalkan budaya mengeluh dan mulai menorehkan karya yang akan dikenang oleh sejarah.
Menurutnya, perjalanan Universitas Citra Bangsa merupakan bukti bahwa mimpi besar dapat diwujudkan melalui kerja keras dan keberanian mengambil risiko. Ia mengenang bagaimana kampus tersebut memulai langkah dari sebuah Akademi Keperawatan (AKPER), berkembang menjadi STIKES, kemudian membuka Fakultas Farmasi, hingga akhirnya berhasil menghadirkan Fakultas Kedokteran.
“Perjalanan seperti ini tidak mudah. Dibutuhkan orang-orang yang berani bermimpi, bekerja, dan tidak menyerah ketika menghadapi tantangan,” katanya.
SBS kemudian membawa hadirin menoleh ke belakang, mengingat sejarah lahirnya Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana. Ia mengisahkan bahwa perjuangan mendirikan fakultas tersebut dahulu juga dipenuhi keraguan dan tantangan. Namun waktu membuktikan bahwa keberanian memulai telah menghasilkan ribuan dokter yang kini mengabdi di berbagai pelosok NTT.
