Lanjutnya, terkait dengan perumpamaan brilian yang sempat diutarakan dalam apel gabungan bersama ASN tadi.Misalnya,brilian itu ada didalam batu bulat. Jadi untuk ambil briliannya batu bulatnya harus dipecahkan. Nah,pecahan itukan sakit karena batunya hancur dan terbelah.
“Tapi memang harus dilakukan supaya brilian itu kita bisa ambil. Kalau sudah diambil harus digosok lagi sesuai dengan kebutuhan kita. Itulah seperti dimarahi, dipindahkan, diturunkan pangkat, disekolahkan, dikasih kursus, mendampingi Bupati ke mana-mana,disuruh ini anda ikut. Anda tidak suka tapi anda harus ikut karena itu bagian dari pemolesan, “terangnya.
Bupati SBS juga mengingatkan kepada para ASN untuk bekerja dengan rasa aman, tenang dan penuh dengan rasa tanggungjawab untuk melayani masyarakat.
“Tidak perlu merasa beban, kerja saja.Sebab emas itu dibuang didalam air juga emas dibuang ditengah laut juga emas dan ditanam dalam pasir juga tetap emas dan orang selalu mencarinya. Oleh karena itu jadilah emas supaya selalu dicari oleh yang membutuhkannya, “tuturnya
