Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa wajah Indonesia di perbatasan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur jalan, pos lintas batas, atau fasilitas keamanan, tetapi juga oleh kualitas pendidikan yang diterima generasi muda di wilayah tersebut.
Sekolah Berharap Kunjungan Tak Berhenti pada Peninjauan
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN Wederok, Agustina Bano, mengapresiasi kunjungan langsung dua Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT.
Ia berharap perhatian yang diberikan tidak berhenti pada kunjungan dan dialog, tetapi berlanjut menjadi dukungan nyata untuk memperbaiki kondisi sekolah.
“Saya tidak menyangka dua Wakil Ketua Komisi V datang langsung melihat kondisi kami. Semoga kunjungan ini membawa semangat baru dan memotivasi guru untuk terus mendidik para siswa dengan lebih baik,” ungkap Agustina.
Kunjungan tersebut setidaknya membuka kembali persoalan klasik pendidikan di kawasan perbatasan: sekolah diminta menjadi wajah Indonesia, tetapi fasilitas yang menopang proses pendidikan masih jauh dari ideal.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
