SMAN Wederok di Beranda Negara, tetapi Masih Terancam Banjir dan Minim Sarpras

Reporter : Wilfridus Wedi Editor: Ewilson
Screenshot_20260806_101605 (1)
Foto: Dua anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT)Agustinus Nahak dan Winston Rondo melakukan kunjungan kerja di SMAN Wederok, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka,Sabtu(14/2/2026)

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa wajah Indonesia di perbatasan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur jalan, pos lintas batas, atau fasilitas keamanan, tetapi juga oleh kualitas pendidikan yang diterima generasi muda di wilayah tersebut.

Sekolah Berharap Kunjungan Tak Berhenti pada Peninjauan

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMAN Wederok, Agustina Bano, mengapresiasi kunjungan langsung dua Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT.

Ia berharap perhatian yang diberikan tidak berhenti pada kunjungan dan dialog, tetapi berlanjut menjadi dukungan nyata untuk memperbaiki kondisi sekolah.

“Saya tidak menyangka dua Wakil Ketua Komisi V datang langsung melihat kondisi kami. Semoga kunjungan ini membawa semangat baru dan memotivasi guru untuk terus mendidik para siswa dengan lebih baik,” ungkap Agustina.

Kunjungan tersebut setidaknya membuka kembali persoalan klasik pendidikan di kawasan perbatasan: sekolah diminta menjadi wajah Indonesia, tetapi fasilitas yang menopang proses pendidikan masih jauh dari ideal.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version