Di sisi lain, pembagian peran antara bupati dan wakil bupati dalam pelantikan ini dapat dibaca sebagai pesan politik bahwa pemerintahan Kabupaten Malaka berupaya menjaga soliditas kepemimpinan di tengah besarnya ekspektasi masyarakat terhadap percepatan pembangunan.
Bagi birokrasi, pesan itu penting. Sebab, aparatur tidak hanya membutuhkan kepastian struktur organisasi, tetapi juga kepastian arah kepemimpinan. Pelantikan di Pantai Abudenok memperlihatkan bahwa, setidaknya dalam momentum penataan birokrasi, SBS dan HMS ingin menunjukkan satu komando dengan dua peran yang saling melengkapi.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













