Menurut mereka, Jembatan Gantung Numbei merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada masyarakat desa. Infrastruktur itu diyakini akan membuka akses transportasi, mempercepat mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian, sekaligus meningkatkan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Selama ini, warga Numbei menghadapi risiko besar setiap kali harus menyeberangi Sungai Benenai, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat. Pilihan lain adalah berjalan kaki melewati hutan dengan jalan menanjak yang menguras tenaga dan waktu.
Dengan hadirnya jembatan gantung tersebut, perjalanan masyarakat menjadi lebih aman, cepat, dan efisien. Anak-anak dapat berangkat ke sekolah tanpa harus mempertaruhkan keselamatan,begitupun ibu-ibu hamil yang hendak menuju ke Puskesmas ataupun ke rumah sakit tidak lagi mempertaruhkan nyawa,selain itu para petani juga lebih mudah membawa hasil panen ke pasar.
Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran atau kerap disapa ABS menyampaikan apresiasi atas pembangunan Jembatan Gantung Numbei yang diwujudkan Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
