Timorpedia.com- Puluhan tahun warga Dusun Numbei, Desa Kateri, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur hidup dalam keterisolasian. Untuk mencapai pusat pemerintahan di Betun, mereka harus menyeberangi Sungai Benenai atau berjalan kaki sekitar lima kilometer menyusuri hutan dengan medan terjal sambil memikul hasil pertanian dan kebutuhan hidup.
Kini, kisah panjang tentang sulitnya akses itu mulai berubah. Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) membangun Jembatan Gantung Numbei sebagai penghubung yang selama ini dinantikan masyarakat.
Pembangunan jembatan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, Ketua Komisi II,Petrus Nahak Manek dan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malaka, Maria Fatima Seuk Kain.
Mereka menilai langkah SBS-HMS bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi menghadirkan keadilan pembangunan bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun berada di wilayah terpencil.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
