Bagi SBS, keberhasilan dua tim melangkah bersamaan ke semifinal merupakan buah dari proses pembinaan yang selama ini dibangun dengan kesabaran, kerja keras, dan komitmen semua pihak.
“Ini bukan hanya kemenangan sebuah tim. Ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Malaka. Anak-anak kita telah membuktikan bahwa mereka mampu bersaing, mampu bermimpi, dan mampu mengangkat martabat sepak bola Malaka,” katanya.
Namun, Bupati dua periode itu mengingatkan bahwa perjuangan belum mencapai garis akhir.
Semifinal adalah panggung yang akan menguji bukan hanya kemampuan mengolah bola, tetapi juga keberanian, mental, dan karakter sebagai seorang petarung.
“Saya berharap anak-anak tetap rendah hati, tetap fokus, menjaga kondisi, dan bermain dengan semangat yang sama seperti selama ini. Jangan pernah merasa puas sebelum peluit terakhir di pertandingan terakhir dibunyikan,” pesannya.
SBS juga mengajak seluruh masyarakat Malaka untuk bersatu memberikan doa dan dukungan kepada kedua tim.
Menurutnya, setiap sorakan dari tribun, setiap doa yang dipanjatkan, hingga setiap ucapan penyemangat akan menjadi tenaga tambahan bagi para pemain saat berjuang di lapangan.






