“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malaka dan seluruh masyarakat Malaka, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh pemain PS Malaka U-13 dan U-15, para pelatih, ofisial, serta Direktur Olahraga PS Malaka, dr. Dionisius Christian Bria Seran, Sp.OG. Kalian telah membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah mampu mengharumkan nama Kabupaten Malaka di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ujar SBS, kepada media, Jumat(10/7/2026)
Perjalanan menuju semifinal bukanlah cerita yang datang begitu saja.
PS Malaka U-13 tampil bak badai. Mereka menghancurkan Persap Alor dengan skor telak 8-0, memperlihatkan permainan agresif yang membuat lawan tak mampu bangkit.
Sementara itu, PS Malaka U-15 menunjukkan arti sesungguhnya dari kata “pantang menyerah”. Sempat tertinggal, mereka bangkit dengan penuh keberanian sebelum membalikkan keadaan dan menumbangkan Persewa Waingapu 2-1.
Dua kemenangan dengan cerita yang berbeda, tetapi memiliki satu makna yang sama: Malaka sedang melahirkan generasi emas sepak bola.






