“Sejak hari pertama kejadian tim sudah melakukan pencarian. Berbagai metode digunakan mulai dari penyisiran laut menggunakan 7 perahu nelayan dan 1 perahu karet Basarnas Kefamenanu,acara ritual adat ,pemantauan visual menggunakan drone dari Polres Malaka di sepanjang garis Pantai Abudenok sampai Pantai Taberek ,Desa Alkani,Kecamatan Wewiku hingga perluasan area pencarian ke titik-titik berpotensi yang menjadi lokasi korban. Namun hingga saat ini,korban tidak ditemukan, ” ujarnya.
Dalam proses pencarian itu kata Feri, pak Bupati Malaka,Stefanus Bria Seran(SBS) menyampaikan pesan kepada pihaknya untuk terus melakukan upaya pencarian.
“Selain itu, pak Bupati juga mengingatkan kepada kami,apabila ada bencana atau kejadian seperti itu harus di urus sampai tuntas. Jangan orang sudah susah kita buat tambah susah lagi. Atas arahan itu, kami sudah melakukan upaya maksimal tapi korban anak Dito belum berhasil kita temukan,” tuturnya.
Oleh karena itu, berdasarkan SOP yang ada hari ini operasi pencarian dinyatakan berhenti.












