Timorpedia.com- Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga 11 April 2026, program ini telah menyerap 12.141 tenaga kerja lokal dan menjangkau 698.298 penerima manfaat yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan serta kelompok rentan.
Koordinator Program MBG Regional NTT, Oswaldus Ngani menjelaskan skema pelaksanaan MBG mengutamakan keterlibatan masyarakat lokal.
“Kami pastikan tenaga kerja direkrut dari wilayah setempat agar manfaat ekonomi langsung dirasakan masyarakat. Ini bukan sekedar program bantuan, tetapi pemberdayaan, “ucap Oswald kepada media ini, Senin(13/4/2026)
Ia merinci, dari total 12.141 tenaga kerja lokal, mulai dari kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, koordinator lapangan, juru masak, petugas kebersihan,tenaga keamanan hingga pengemudi merupakan tenaga kerja yang berasal dari daerah/Kabupaten setempat.
“Dan sebagian besar besar berasal dari kelompok perempuan dan pelaku usaha kecil.Mereka dilibatkan dalam pengelolaan dapur umum yang tersebar di titik-titik pelayanan terutama di kawasan padat penduduk dan wilayah angka stunting tinggi, ” ujarnya.










