Scroll untuk baca artikel

Banjir Rendam Lebih dari 400 Hektare Sawah, Warga Lakekun Barat Desak Pemerintah Cari Solusi Permanen

Avatar photo
×

Banjir Rendam Lebih dari 400 Hektare Sawah, Warga Lakekun Barat Desak Pemerintah Cari Solusi Permanen

Sebarkan artikel ini
Reporter : Wilfridus Wedi Editor: Ewilson
Screenshot_20260806_105801 (1)
Foto: Banjir hantam lahan persawahan milik warga Desa Lakekun Barat, Kecamatan kobalima, Kabupaten Malaka, Minggu(22/2/2026)

Karena itu, masyarakat meminta pemerintah melakukan normalisasi sungai melalui pengerukan sedimentasi dan penataan kembali alur sungai agar kapasitas tampungnya meningkat, terutama menghadapi curah hujan tinggi.

Jalan Usaha Tani Juga Rusak

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Persoalan infrastruktur di Lakekun Barat tidak berhenti pada banjir. Warga juga meminta pemerintah memperhatikan kondisi jalan usaha tani yang menjadi akses utama menuju sentra produksi pertanian.

Baca Juga :  Program MBG NTT Serap 12 Ribu Tenaga Kerja Lokal,Layani 698.298 Penerima Manfaat

Jalan sepanjang sekitar 10 kilometer yang dibangun melalui program Agropolitan Provinsi NTT pada 2008 tersebut kini mengalami kerusakan parah.

Kerusakan jalan menyulitkan mobilitas petani, terutama saat musim panen. Kondisi itu berpotensi meningkatkan biaya angkut hasil pertanian sekaligus menghambat distribusi komoditas dari sentra produksi menuju pasar.

Baca Juga :  Keluarga Ende-Lio Malaka 'Sa Ate'Dukung Pemkab Salurkan Donasi untuk Korban Gempa Flores

Padahal, Lakekun Barat memiliki potensi pertanian yang besar dan selama ini menjadi salah satu wilayah penopang produksi pangan di Kabupaten Malaka.

“Kami minta balai dan Dinas PUPR NTT serta Pemkab Malaka duduk bersama dan berkolaborasi untuk mencari solusi permanen agar banjir Lakekun tidak terus berulang setiap tahun,” ujar Hendrik.

Baca Juga :  SK PPPK Paruh Waktu Malaka Diserahkan 23 Februari, Peserta Wajib Hadir

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung