Ia menambahkan, dengan kondisi tanaman yang sehat dan minim gangguan kekeringan, para petani optimis hasil panen akan meningkat signifikan.
“Bahkan, sebagian petani memperkirakan adanya kenaikan produksi jika kondisi cuaca tetap stabil hingga masa panen, “tuturnya.
Penjabat Kepala Desa Loofoun, Nofrony Yos Nahak mengatakan, pemerintah desa bersama kelompok tani terus berupaya menjaga keberlanjutan sistem irigasi. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengaktifkan kembali budaya gotong royong untuk membersihkan saluran dari sedimentasi dan sampah.
“Kami dorong petani untuk rutin melakukan kerja bakti. Irigasi ini adalah kunci utama pertanian kita, jadi harus dijaga bersama,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan dinas terkait di tingkat kabupaten guna memastikan dukungan terhadap infrastruktur pertanian, termasuk normalisasi saluran irigasi dan penguatan jaringan distribusi air.
“Tidak hanya faktor irigasi, penggunaan pupuk yang tepat serta pengendalian hama yang terkoordinasi turut menjadi penunjang keberhasilan musim tanam kali ini. Petani juga mulai menerapkan pola tanam yang lebih teratur agar pengelolaan air dan perawatan tanaman bisa dilakukan secara maksimal,”pungkasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














