Penjabat Kades Haerain Jadikan Demplot 3 Hektar Sebagai Laboratorium Petani

Reporter : Wilfridus Wedi Editor: Ewilson
Screenshot_20260806_104008 (1)
Foto: Penjabat Kepala Desa Rabasa Haerain, Agustinus Nahak memanfaatkan lahan percontohan seluas 3 hektar sebagai upaya kemandirian pangan, Jumat(20/2/2026)

Panca Usaha Tani Jadi Dasar Budidaya

Dalam pengelolaan demplot, Agustinus melibatkan keluarga dan warga desa agar proses budidaya dapat dipelajari langsung di lapangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Menurut dia, terdapat lima prinsip utama yang harus diterapkan petani secara konsisten, yakni pengolahan tanah yang baik dan tepat waktu, penggunaan benih unggul bersertifikat, pemupukan berimbang, pengairan yang teratur dan efisien, serta pengendalian hama dan penyakit secara terpadu.

Ia menilai persoalan produktivitas tidak selalu berkaitan dengan luas lahan. Cara mengelola lahan juga menjadi faktor penting yang menentukan hasil panen.

“Petani kita sebenarnya rajin. Tinggal bagaimana kita memperkuat cara kerja berbasis ilmu pertanian. Kalau mengikuti anjuran teknis, hasilnya pasti berbeda,” katanya.

Belajar dari Persemaian hingga Pascapanen

Demplot tersebut menjadi tempat warga mempraktikkan tahapan budidaya padi secara langsung.

Pada tahap awal, petani diarahkan mengolah lahan secara optimal untuk memperbaiki kondisi dan struktur tanah. Setelah itu, pemilihan benih unggul menjadi perhatian penting untuk memastikan daya tumbuh dan potensi produktivitas tanaman.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version