Nofri menuturkan,sebelum yang bersangkutan diberhentikan dari perangkat desa,dirinya sudah melakukan konfirmasi terlebih dahulu,baik itu melalui pesan WhatsApp maupun via telepon.
“Saya sudah konfirmasi dengan yang bersangkutan,saya meminta kesediaannya untuk kembali masuk kantor. Dan saya bertanya, apakah bapak masih mau lanjut kerja sebagai perangkat desa atau mau berhenti karena pekerjaan lain yang membuat bapak tidak ada waktu untuk datang ke tempat pekerjaan bapak yaitu Kantor Desa Loofoun.Tapi yang bersangkutan tidak merespon.Sudah tidak respon menuntut hak harus dibayar. Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tidak bayar kepada orang yang tidak kerja, “tegasnya.
Lanjutnya, dasar dari konfirmasi itu, dirinya memberhentikan Gregorius Seran dari perangkat desa.
“Saya berhentikan yang bersangkutan dari perangkat desa karena selama enam bulan dia tidak menjalankan tupoksinya sebagai perangkat desa.Selain itu juga, tidak ada informasi secara resmi yang disampaikan kepada saya.Sementara,saya sudah berupaya beberapa kali konfirmasi tapi tidak direspon artinya dia sudah tidak mau bekerja lagi,sehingga saya berhentikan dia. Dan untuk haknya selama enam bulan saya tidak berani bayar karena yang bersangkutan tidak kerja, “tandasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














