“Sementara di Kabupaten Malaka pada periode Desember 2024 untuk anak usia 17 tahun baru mencapai 87,76 persen. Sehingga kita berharap tahun 2025 kita bisa mencapai target 99 persen, ” ungkapnya.
Menurutnya, akta lahir sangat penting karena bisa mengakomodir hak anak. Selain itu, akte lahir juga sebagai dasar anak-anak mendapatkan berbagai layanan pendidikan, kesehatan dan berbagai macam layanan lainnya.
“Banyak kasus yang kita dapati banyak anak yang putus sekolah lantaran tak punya akta lahir. Sehingga kita berharap melalui workshop ini bisa meningkatkan hak dasar anak melalui aplikasi ASA NTT. Semoga tahun 2025 kita bisa mencapai target 99 persen, “tuturnya.
Sementara Kadis Dukcapil Malaka, Emirentiana Bere mengatakan, kerjasama antara pemerintah Kabupaten Malaka dengan YKPA Mitra ChildFund Internasional merupakan kali kedua.
” Dan kerjasama ini sangat luar biasa karena sangat berpengaruh terhadap cakupan akta kelahiran di Kabupaten Malaka, “ujarnya.
Emi menerangkan, pada tahun 2020 cakupan akta lahir di Kabupaten Malaka baru 40 persen. Kemudian pada periode Desember 2024 mencapai 87,76 persen.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














