Timorpedia.com- Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Belu,Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) menyelenggarakan Festival Fulan Fehan IV pada 25–27 Juni 2026 di Padang Savana Fulan Fehan, Desa Dirun, Kabupaten Belu, NTT menuai apresiasi dari kalangan akademisi.
Dosen Program Studi Pariwisata STISPOL Wira Bhakti Denpasar, Alfret Otu, menilai festival tersebut menjadi langkah strategis dalam mengangkat potensi budaya dan keindahan alam Belu sebagai daya tarik utama pariwisata.
Alumni Pascasarjana Universitas Udayana itu mengatakan Festival Fulan Fehan merupakan perpaduan harmonis antara kekayaan budaya lokal dan panorama alam yang dimiliki Kabupaten Belu. Menurutnya, konsep tersebut mampu menciptakan daya tarik yang kuat bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Ketua Program Studi Pariwisata STISPOL Wira Bhakti Denpasar itu menilai festival tersebut memiliki magnet yang luar biasa dalam memperkenalkan identitas budaya Belu sekaligus mempromosikan destinasi wisata yang dimiliki daerah tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
