Ia berharap seluruh tenaga kesehatan dapat bekerja tanpa rasa takut, bebas dari tekanan maupun diskriminasi, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung secara profesional, humanis, dan bermartabat.
Gabriel menegaskan bahwa perlindungan terhadap tenaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.
“Oleh karena itu,seluruh pihak, baik pemerintah daerah, DPRD, pimpinan rumah sakit maupun masyarakat, perlu membangun budaya saling menghormati agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi, “pungkasnya.***
