“Namun, pada tahun ini kami memilih konsep yang berbeda dengan menggelar bakti sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, ” ungkapnya.
Dokter Oktelin menuturkan, gagasan tersebut muncul bertepatan dengan situasi Kabupaten Malaka yang sedang dilanda banjir. Karena itu, momentum Paskah dimanfaatkan untuk berbagi dengan warga yang sedang mengalami kesulitan akibat musibah tersebut.
“Kami ingin perayaan Paskah tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi wujud kepedulian kepada sesama, khususnya masyarakat yang terdampak bencana banjir,”ujarnya.
Lanjutnya,dalam kegiatan bakti sosial ini pihaknya menyediakan berbagai layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan dan pengobatan penyakit umum hingga pelayanan dokter spesialis THT untuk pemeriksaan telinga.
“Jadi ada warga yang mengalami gangguan kesehatan langsung mendapatkan penanganan dan obat-obatan yang telah disiapkan oleh panitia, ” terangnya.
Dirinya mengatakan,seluruh obat yang digunakan dalam kegiatan tersebut berasal dari pengadaan panitia dan bukan dari stok rumah sakit.














