Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Dokter Melisa Pereira Soroti Rendahnya Kesadaran Masyarakat Perbatasan terhadap Gula Darah Tinggi

Avatar photo
×

Dokter Melisa Pereira Soroti Rendahnya Kesadaran Masyarakat Perbatasan terhadap Gula Darah Tinggi

Sebarkan artikel ini
Reporter: Wilfridus Wedi |  Editor: Ewilson
Screenshot_20260511_091839 (1)
Foto: Dokter Melisa Pereiara, Sp.PD saat memberikan keterangan pers kepada Wartawan,usai membawakan materi ilmiah tentang"Hyperglicemic Crisis In Clinical Practice, Chalenge and Solution" dalam kegiatan Symposium dan Workshop RSUPP Update 2026 yang berlangsung di Garuda Hall, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu(9/5/2026).

 

Timorpedia.com- Dokter Melisa Pereira, Sp.PD mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat di wilayah perbatasan secara khusus Kabupaten Malaka terhadap bahaya gula darah tinggi(Hyperglicemic)masih tergolong rendah. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga kesehatan dalam upaya mencegah meningkatnya kasus diabetes mellitus dan berbagai komplikasinya.Hal ini disampaikannya usai membawakan materi ilmiah tentang” Hyperglicemic Crisis In Clinical Practice, Chalenge and Solution, yang berlangsung di Garuda Hall, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (9/5/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Menurut dokter Melisa Pereira, banyak masyarakat belum memahami bahwa gula darah tinggi dapat memicu penyakit serius seperti stroke, gagal ginjal, gangguan jantung hingga amputasi apabila tidak ditangani dengan baik.

Baca Juga :  RSUPP Betun Gelar Symposium dan Workshop, Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Nakes di Wilayah Perbatasan RI-RDTL

“Sebagian masyarakat masih menganggap gula darah tinggi itu hal biasa. Padahal kalau dibiarkan terus menerus bisa menyebabkan komplikasi yang sangat berbahaya,”ujarnya.