Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Dokter Kandungan di Malaka Latih Tenaga Medis Tangani Perdarahan Saat Persalinan

Avatar photo
×

Dokter Kandungan di Malaka Latih Tenaga Medis Tangani Perdarahan Saat Persalinan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Wilfridus Wedi |  Editor: Ewilson
IMG-20260510-WA0017
Foto: Dokter spesialis kandungan, dr. Dionisius Christian Bria Seran, SpOG saat memberikan keterangan pers, usai mengikuti kegiatan Workshop dengan tema" First Minutes Matter Mastering Primary Post Partum Hemorrhage Management" yang berlangsung di aula Kantor Bupati Malaka, Minggu(10/5/2026)

 

Timorpedia.com- Para dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn) di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur terus melakukan berbagai langkah konkret untuk meningkatkan keselamatan ibu melahirkan. Salah satu upaya yang kini dilakukan adalah memberikan pelatihan(workshop) khusus kepada tenaga medis terkait penanganan perdarahan saat persalinan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Pelatihan tersebut berlangsung di aula Kantor Bupati  Malaka,Minggu(10/5/2026)dengan melibatkan bidan, perawat, dokter serta tenaga kesehatan dari sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Malaka.

Baca Juga :  Tingkatkan Hak Dasar Anak, Pemkab Malaka Gandeng YKPA Mitra ChildFund Internasional Gelar Workshop Akta Lahir Anak Melalui Aplikasi ASA NTT 

Dokter spesialis kandungan, dokter Christian Dion Bria Seran Sp.OG atau kerap disapa dokter Dion mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan tenaga medis dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan obstetri yang sering menjadi penyebab kematian ibu.

Baca Juga :  RSUPP Betun Terapkan Skema Menu Terukur untuk Dukung Pemulihan Pasien

“Kegiatan simposium dan workshop bagi tenaga kesehatan seharusnya dapat diselenggarakan lebih dari dua kali dalam setahun karena memiliki dampak besar terhadap peningkatan keterampilan tenaga medis, khususnya dalam penanganan kasus kegawatdaruratan ibu melahirkan, “ujarnya.

Baca Juga :  RSUPP Betun Gelar Symposium dan Workshop, Perkuat Kompetensi dan Profesionalisme Nakes di Wilayah Perbatasan RI-RDTL