“Tinggal bagaimana tenaga kesehatan memahami penggunaannya sehingga ketika terjadi perdarahan bisa langsung ditangani sebelum dirujuk ke rumah sakit,”jelasnya.
Menurutnya, penanganan cepat sangat menentukan keselamatan pasien karena jarak tempuh dari Puskesmas ke rumah sakit di Kabupaten Malaka rata-rata tidak lebih dari satu jam.
“Dari Puskesmas ke rumah sakit paling jauh hanya sekitar satu jam. Ini adalah golden period yang sangat penting dan sangat memungkinkan untuk menyelamatkan pasien apabila bidan dan dokter di lapangan memiliki keterampilan yang baik,”tuturnya.
Dokter Dion juga mengaku bersyukur karena kegiatan simposium dan workshop tersebut mendapat antusiasme tinggi dari tenaga kesehatan di seluruh wilayah Malaka.
“Saya lihat semua Puskesmas mengirimkan minimal dua orang bidan. Dokter-dokter di Puskesmas juga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ini sesuatu yang sangat bagus,”ungkapnya.
Ia optimistis melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan secara berkelanjutan, angka kematian ibu di Kabupaten Malaka dapat ditekan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














