Saat pembangunan jaringan dilakukan pada tahap awal, beberapa ruangan belum sempat terjangkau. Boarding area UGD, ruang fisioterapi, ruang rawat THT, poli eksekutif, dua ruang tindakan di poli, hingga ruang perina masih menunggu giliran.
“Tahun kemarin memang ada beberapa titik yang belum sempat dipasang. Sekarang semuanya sudah selesai sehingga ada penambahan sekitar 20 titik jaringan oksigen,” kata Yoseph saat ditemui media ini, Kamis(25/6/2026) di sekitar Ruangan IPSRS RSUPP Betun.
Penyempurnaan itu membuat total jaringan oksigen di RSUPP Betun kini mencapai 149 titik yang tersebar di berbagai unit pelayanan.
Angka tersebut bukan sekadar statistik. Di balik setiap titik terdapat kesiapsiagaan rumah sakit menghadapi berbagai kondisi darurat, mulai dari pasien dengan gangguan pernapasan, korban kecelakaan, ibu yang menjalani persalinan, hingga pasien pascaoperasi yang membutuhkan suplai oksigen secara cepat dan stabil.
Namun memasang jaringan hanyalah awal dari sebuah pekerjaan panjang.
Setiap hari, ketika aktivitas pelayanan berlangsung, tim IPSRS bergerak tanpa banyak sorotan. Mereka memeriksa outlet oksigen di setiap ruangan, memastikan regulator bekerja normal, mengecek tekanan jaringan, hingga segera memperbaiki jika ditemukan gangguan sekecil apa pun.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
