Timorpedia.com – Di balik hiruk-pikuk ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang rawat inap, hingga poli-poli pelayanan di Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun, terdapat sebuah sistem yang nyaris tak pernah terlihat oleh mata. Jaringan pipa oksigen membentang dari satu ruangan ke ruangan lain, mengalirkan sesuatu yang tak berwarna, namun menjadi penentu hidup dan mati bagi banyak pasien.
Bagi sebagian orang, penambahan jaringan oksigen mungkin hanya soal angka. Namun bagi tenaga kesehatan, setiap titik yang terpasang berarti satu peluang lebih besar untuk menyelamatkan nyawa.
Kesadaran itulah yang mendorong RSUPP Betun terus menyempurnakan sistem distribusi oksigen medis di seluruh area pelayanan.
Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, FisQua melalui Kepala Ruangan Instalasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana (IPSRS), Yoseph Kun Seran, mengungkapkan bahwa pekerjaan tersebut bukan sekadar memasang pipa, melainkan memastikan tidak ada lagi ruang pelayanan yang tertinggal.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
