“Jadi rujukan sempat meningkat pada tahun 2025. Data tiga tahun terakhir menunjukkan jumlah rujukan pasien RSUPP Betun mengalami perubahan cukup tajam,” jelasnya.
Berdasarkan data RSUPP Betun, pada 2024 jumlah pasien yang dirujuk tercatat sebanyak 200 kasus. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi 326 kasus pada 2025, atau bertambah 126 kasus dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara memasuki 2026, jumlah rujukan hingga 31 Juli tercatat sebanyak 96 kasus.
“Jika hanya melihat capaian tujuh bulan pertama 2026, angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan total rujukan sepanjang tahun 2025. Jumlah rujukan 2026 hingga Juli baru sekitar 29,4 persen dari total rujukan yang tercatat selama tahun 2025,” katanya.
Kunjungan Pasien Tetap Tinggi
Di tengah penurunan angka rujukan, aktivitas pelayanan di RSUPP Betun tetap tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah kunjungan pasien, baik rawat jalan maupun rawat inap.
Pada 2024, jumlah kunjungan rawat jalan mencapai 19.236 pasien, sedangkan pasien rawat inap sebanyak 3.700 pasien.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














