“Jadi kegiatan ini merupakan implementasi kebijakan pembangunan nasional Indonesia,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut Andi Baso juga menjelaskan bahwa,kegiatan Rakornas ini dibagi dalam tiga sesi utama. Sesi pertama meliputi bidang koordinasi politik dalam negeri, yakni arah kebijakan pelaksanaan umum dalam mendukung stabilitas sosial politik di daerah.
Sesi kedua membahas tentang pembinaan ideologi Pancasila dan pencegahan radikalisasi-terorisme di daerah. Dan sesi ketiga, sinergi program dan kegiatan serta penyampaian isu-isu strategis urusan pemerintahan umum.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Bahtiar mengatakan, peserta Rakornas Sinergi yang diselenggarakan Ditjen Polpum Kemendagri ini melebihi ekspektasi.
“Sebab semula peserta yang diundang untuk hadir di acara ini adalah Kesbangpol daerah tapi ternyata banyak Bupati, Wali kota dan Sekda yang juga turut hadir langsung untuk mengikuti kegiatan ini, ” ungkapnya.
Bahtiar menjelaskan, para pemangku kebijakan daerah dan Kesbangpol sebagai perpanjangan tangan pemerintahan pusat dalam menjalankan pemerintahan umum di daerah bisa merumuskan formula kerja yang lebih baik lagi ke depannya.






