Menurut dia, kemajuan itu terlihat bukan hanya dari hasil pertandingan, tetapi dari cara pemain memainkan sepak bola. Penguasaan bola, pola serangan, passing, kontrol, hingga transisi bertahan dan menyerang mulai menunjukkan hasil dari proses latihan yang terarah.
“Yang kita lihat bukan hanya kemenangan. Gol-gol tercipta dari proses olahan yang baik. Passing, kontrol bola, cara membangun serangan, hingga bertahan sudah terlihat pola latihan yang benar. Ini sepak bola yang diajarkan sesuai teori,” kata SBS
Bagi SBS,perubahan kualitas permainan tersebut menjadi indikator bahwa pembinaan SSB di Malaka mulai bergerak dari sekadar aktivitas olahraga menuju proses pembentukan pemain yang lebih sistematis.
Kompetisi, kata dia, menjadi bagian penting karena kemampuan pemain tidak cukup diukur melalui latihan.
“Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman bertanding, menghadapi tekanan, membaca permainan, mengambil keputusan, dan beradaptasi dengan situasi yang berubah di lapangan, ” ujarnya.
Dari proses itulah, dirinya berharap Kabupaten Malaka memiliki stok pemain yang cukup untuk memperkuat daerah pada level regional maupun provinsi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
