Sekolah membutuhkan pembangunan ruang laboratorium Bahasa Inggris, pengadaan komputer untuk mendukung pelaksanaan ujian berbasis daring, serta rehabilitasi ruang perpustakaan dan pengadaan buku.
Ironisnya, ruang perpustakaan tersebut mengalami kerusakan akibat Badai Seroja pada 2021 dan hingga kini masih membutuhkan perhatian.
Artinya, lima tahun setelah bencana tersebut, kebutuhan pemulihan fasilitas pendidikan di sekolah itu masih menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan.
35 Guru, tetapi Persoalan Kesejahteraan Masih Mengemuka
Persoalan lain yang turut disampaikan adalah kondisi tenaga pendidik.
SMAN Wederok saat ini memiliki 35 guru. Dari jumlah tersebut, hanya lima orang yang berstatus PNS, sedangkan lainnya merupakan PPPK dan PPPK paruh waktu.
Para guru menyampaikan keluhan mengenai standar penggajian yang dinilai belum layak. Mereka juga menyoroti masih terbatasnya program peningkatan mutu dan pengembangan kompetensi guru.
Padahal, peningkatan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan tidak cukup hanya dengan membangun gedung sekolah. Kualitas guru dan dukungan terhadap pengembangan kompetensi tenaga pendidik juga menjadi bagian penting dalam memastikan siswa di wilayah perbatasan memperoleh pendidikan yang setara.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
