Pilihan itu menarik karena restrukturisasi birokrasi merupakan salah satu instrumen paling strategis dalam pemerintahan daerah. Melalui penempatan pejabat, kepala daerah menentukan arah pelaksanaan program, efektivitas pelayanan publik, hingga keberhasilan agenda pembangunan.
Sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, pasangan SBS-HMS relatif minim diterpa isu disharmoni politik. Keduanya justru kerap tampil bersama dalam berbagai agenda pemerintahan, mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga penyusunan kebijakan strategis daerah.
Pelantikan kali ini memperlihatkan bahwa pola hubungan tersebut juga diterapkan dalam pengambilan keputusan birokrasi.
Dalam kesempatan itu, SBS melantik 20 pejabat yang menduduki jabatan strategis. Sejumlah posisi penting diisi wajah-wajah yang tidak asing dalam birokrasi Kabupaten Malaka, seperti Agustinus Nahak sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Aloysius Werang sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Stefanus Klau sebagai Kepala Dinas Perhubungan, serta dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie yang kembali dipercaya memimpin Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
