Ia juga meminta para petugas yang ada harus membangun koordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat.Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kesalahan data dan menghindari potensi konflik di lapangan.
“Jangan bekerja sendiri. Libatkan aparat desa dan tokoh masyarakat agar data yang dihasilkan benar-benar valid dan dapat diterima semua pihak, ” ungkapnya.
Ratusan PPPK Paruh Waktu tersebut kata Stanis takan didistribusikan ke seluruh desa yang ada di wilayah Kabupaten Malaka.
“Mereka akan melakukan pendataan secara door to door dengan pendekatan langsung kepada masyarakat, sehingga informasi yang diperoleh lebih komprehensif, ” tuturnya.
Dirinya berharap proses pendataan dapat berjalan optimal dan menghasilkan data yang berkualitas.
“Sehingga data yang dihasilkan itu menjadi dasar kuat dalam penyusunan program penanggulangan kemiskinan, penyaluran bantuan sosial, serta berbagai kebijakan pembangunan yang berpihak pada masyarakat kurang mampu, ” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu peserta pembekalan Sisilia Nahak mengaku, kegiatan ini sangat membantu dalam memahami tugas yang akan dijalankan. Ia menyebutkan bahwa simulasi dan materi yang diberikan membuat para petugas lebih percaya diri saat turun ke lapangan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














