Atas kebijakan itu, petani jagung yang ada di Kecamatan Wewiku , Kabupaten Malaka mulai merasa dampak positif dari program balik tanah gratis yang dijalankan oleh Bupati Malaka Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu.
“Kami sungguh merasakan program tersebut dimana sudah membantu kami para petani lahan kering yang notabene sebelumnya kami mengolah lahan secara manual atau tradisional tapi kini kami menikmati pengolahan lahan kering secara gratis dengan menggunakan alsintan berupa traktor roda empat (TR-4)dari pemerintah setempat, “ucap Selus Nahak saat ditemui media ini, Kamis (19/2/2026) di kebun miliknya yang ada di Dusun Webalu , Desa Weoe, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka.
Menurutnya, program balik tanah gratis yang dijalankan oleh pemerintah saat ini dapat memberikan harapan dan energi baru bagi masyarakat, setidaknya bisa menghapus jeritan atau keluhan kaum petani yang selama ini disebut sebagai silent majority of agriculture.
“Oleh karena itu,kami merasa bersyukur dan berterimakasih kepada bapak Bupati SBS dan Wakil Bupati HMS yang sudah peduli dengan kaum petani. Kebun kami sudah diolah secara gratis oleh pemerintah dengan menggunakan traktor roda empat(TR-4) dan kini kebun jagung kami sudah tumbuh subur dan tinggal menunggu waktu untuk kami panen. Dan hasil dari itu kami akan manfaatkan sesuai dengan kebutuhan yang ada, “terangnya.












