Lebih dari 70 desa masuk dalam sasaran program tersebut. Sementara Kecamatan Malaka Barat dan Wewiku tidak menjadi lokasi intervensi Pacul Tanah Gratis pada tahun ini.
Laurensius menegaskan, pelaksanaan program akan tetap mengacu pada hasil kajian teknis. Artinya, tidak seluruh lahan yang diusulkan otomatis dapat dikerjakan dengan alat berat.
“Kita ingin program ini benar-benar terukur, berbasis data dan kajian akademik, sehingga lahan yang dibuka bisa produktif dan berkelanjutan,”terangnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














