“Jadi program ini sangat luar biasa dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.Kenapa demikian? Karena ketika kita mendistribusikan makanan bergizi gratis kepada siswa-siswi yang ada di wilayah ini mereka begitu antusias untuk menerima dan mereka mengaku makanan terasa enak serta membantu menghemat uang jajan mereka. Dan ini merupakan salah satu dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat setempat, “ujarnya.
Lanjutnya, program ini menargetkan jutaan penerima untuk menciptakan generasi sehat, cerdas, dan produktif.
“Sehingga kita berharap agar penerima manfaat yang belum bisa terlayani secepatnya dapat terlayani dengan baik sesuai SOP yang ada, “tuturnya.
Fani mengungkapkan, dibalik ribuan paket MBG yang didistribusikan setiap hari, terdapat pekerja lokal yang senantiasa memberikan dukungan dalam menyiapkan paket MBG.
“Jadi,sebanyak 650 pekerja lokal terserap di seluruh rantai distribusi, mulai dari kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, koordinator lapangan, juru masak, petugas kebersihan, hingga tenaga keamanan dan pengemudi, “terangnya.














