RSUPP Betun Terapkan SITARA, Penanganan Pasien IGD Berdasarkan Tingkat Kegawatan

Reporter : Wilvridus Wedi Editor: Ewilson
Screenshot_20260823_093041 (1)
Foto: Direktur RSUPP Betun, dokter Oktelin Kurniawati Kaswadie, FisQua saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Selasa(4/8/2026) di ruang kerjanya

“Setiap pasien yang datang ke IGD akan melalui proses triase terlebih dahulu agar kami dapat menentukan prioritas pelayanan. Pasien tidak dilayani berdasarkan urutan kedatangan, tetapi berdasarkan tingkat kegawatan kondisi,” jelasnya.

Dokter Oktelin menjelaskan,penerapan SITARA, terdapat empat kategori triase diantaranya,

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

triase Merah diberikan kepada pasien dalam kondisi gawat darurat yang membutuhkan tindakan medis segera untuk menyelamatkan nyawa.Triase Kuning diperuntukkan bagi pasien yang membutuhkan penanganan secara cepat, namun kondisi medisnya relatif masih stabil.

“Sementara Triase Hijau diberikan kepada pasien dengan kondisi yang tidak termasuk gawat darurat sehingga dapat menunggu sesuai antrean pelayanan.Sedangkan,Triase Hitam diberikan kepada pasien yang dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Dalam kondisi tersebut, petugas tetap memberikan penanganan sesuai prosedur serta pendampingan kepada keluarga secara profesional dan penuh empati, “terangnya.

Dokter Oktelin menegaskan, penerapan SITARA bertujuan memastikan pasien dengan kondisi paling kritis memperoleh pertolongan terlebih dahulu.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TimorMedia.COM

+ Gabung

Exit mobile version