“Namun tidak menutup kemungkinan apabila ada tanda-tanda keberadaan korban maka dilakukan operasi ulang, ” terangnya.
Lanjutnya,proses pencarian ini sudah memasuki hari ketiga dengan melibatkan pihak Basarnas dari Kefamenanu,Kepolisian setempat bersama dengan nelayan lokal.
“Hari pertama Minggu(1/2/2026) nelayan lokal secara swadaya sempat turun ke laut untuk mencari korban tapi tidak ditemukan.Kemudian,sekitar pukul 22.00 wita tim Basarnas dari Kefamenanu berjumlah 3 orang tiba di lokasi kejadian tapi mereka tidak sempat turun karena sudah malam, “ujarnya.
Kemudian keesokan harinya pada Senin, (2/2/2026) tim dari Basarnas Kefamenanu bersama dengan nelayan lokal kembali beroperasi.
” Jadi operasi hari kedua itu ada 4 perahu turun ke laut untuk mencari korban 3 diantaranya perahu nelayan lokal dan 1 perahu karet dari Basarnas Kefamenanu dengan radius pencarian sejauh 41 kilometer dari bibir pantai tapi hasilnya tidak ditemukan,”ucapnya.
Kemudian,operasi itu dilanjutkan pada hari ketiga, Selasa(3/2/2026)dengan melibatkan tim Basarnas, kepolisian,dan nelayan lokal.












